Monday, April 15, 2013

Kesempatan Kedua Dalam Cinta

Perlu kesabaran untuk sebuah cinta. Kebiasaan yang dilakukan pasangan saat mendapatkan kita, kadangkala selalu hanya menjadi kenangan dalam pikiran kita. Hal-hal yang kita dapatkan dulu (saat berpacaran) akan menjadi sesuatu yang biasa. Bukan karena saat ini kita tidak mendapatkannya lagi, tapi karena hal itu sudah menjadi sesuatu yang tidak istimewa dibanding rutinitas kebersamaan saat ini. Kisah dibawah ini adalah sebuah inspirasi tentang perlunya "kesabaran cinta". Jangan anda berhenti membaca...

Hari ini adalah ulang tahun pernikahan Anna Julian dan Ralph Smith. Dulu mereka pasangan yang sangat perfect dan dipuja-puja teman-temannya. Ann sedang menunggu suaminya Ralph pulang bekerja.

Dalam kesendirian, Ann merasa keadaan sudah banyak berubah sejak pernikahan mereka. Pasangan serasi yang dahulu tidak bisa hidup tanpa satu sama lain telah berubah menjadi terasa pahit.

Ann sering mengeluh karena kesibukan suaminya di kantor. Ralph selalu berargumentasi bahwa kesibukannya adalah demi mereka dalam membangun keluarga. Apalagi anak-anak mereka nanti akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk pendidikannya.

Tapi Ann seakan tidak mau perduli dengan alasan itu. Sebagai wanita dia ingin tetap menjadi perhatian dan urusan utama Ralph seperti saat mereka berpacaran dulu. Kenapa mesti berubah?, itu selalu serangannya kepada Ralph.

Sekarang ini sering terjadi perselisihan atas hal-hal kecil diantara mereka yang bisa menyulut pertengkaran ego. Bahkan dalam pertengkaran pun keduanya juga tidak suka perubahan ini terjadi. Tapi, menurut Ralph ini adalah risiko hidup. Prekkk!! Kata Ann...

Hari ini pun Ann sedang melakukan test yang kesekian kali terhadap suaminya. Menunggu apakah Ralph ingat ulang tahun pernikahan mereka...

Tibalah waktunya, bel pintu berbunyi. Ann berlari dan menemukan suaminya basah kehujanan tetapi tersenyum dengan seikat bunga ditangannya. Ann surprised!!!!.

Sejenak suami istri ini berpelukan. Keduanya kembali mengingat masa-masa lalu mereka. Selanjutnya mereka menyiapkan sampanye, musik ringan. Di luar hujan menambah suasana mereka semakin romantis, SEMPURNA !!.

Tapi keadaan tiba-tiba berubah, ketika telpon di kamar mereka berbunyi. Ann bangkit dari duduknya dan segera berlari ke kamar untuk mengangkatnya, "sebentar ya sayang, I will riteback!" Katanya pada Ralph.

Ann mengangkat telpon dan di ujung sana ada seorang pria berkata, "Hallo Bu, saya dari kepolisian, apakah betul ini nomor telepon Mr. Ralph Smith?"
"Ya benar!" Jawab Ann.
"Maaf, Bu! Ada kecelakaan dan seorang pria meninggal. Kami mendapatkan nomor telepon ini dari dompetnya dan kami butuh Anda datang untuk mengidentifikas­i mayatnya" . Hati Ann seperti copot. Dia sangat terkejut!. "Tapi suami saya ada disini bersama saya".
"Maaf Bu, tapi kejadian ini terjadi jam 2 siang, ketika dia naik kereta".

Ann membanting telepon dan hampir hilang kesadarannya mendengar berita ini. Mengapa ini bisa terjadi?. Dia pernah mendengar ada roh orang mati yang datang untuk bertemu orang yang dicintainya sebelum dia pergi untuk selamanya. Ann kemudian berlari ke ruang tamu. Betul! Ralph tidak ada disitu. Ia telah pergi untuk selamanya!!.

Oh Tuhan, Ann sangat ingin mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki setiap perselisihannya dengan Ralph. Sebenarnya dia adalah suami yang sempurna. Histeris Aan menangis bergulingan di lantai. Kesedihannya mengguncang keangkuhannya. Dia sangat sedih karena kehilangan kesempatan bermohon ampun kepada Ralph untuk selamanya!!.

Tiba-tiba ada suara dari kamar mandi. Pintu terbuka. Ralph keluar dan berkata "Sayang, aku lupa kasih tahu kamu kalau dompetku tadi dicopet orang". Ann terkejut, dan berlari dalam tangis memeluk Ralph yang kebingungan. "Ada apa ini?" kata Ralph. Apa poin dari kisah ini? Silahkan komen anda.. [ed]

0 komentar:

Post a Comment