Air Terjun Lembah Anai, Sumatera Barat

Sekitar satu jam perjalanan dari Padang anda akan sampai di Lembah Anai. Salah satu dari pesona alami yang terkenal dan menjadi maskot pariwisata di Sumatera Barat adalah Air Terjun Lembah Anai.

Golden Sunrise di Puncak Dieng

Sunrise atau matahari terbit punya pesona tersendiri. Tapi pernahkah Anda menikmati sunrise di Puncak Dieng. Pesonanya akan lain dibanding tempat-tempat lain yang pernah Anda kunjungi.

Pesona Telaga Warna

Saat Anda berwisata ke Jawa Tengah, jangan lupa sempatkan mengunjungi Telaga Warna. Hanya sekitar 1 jam dari kota Wonosobo Anda akan sampai di lokasi ini.

Stadion Sepak Bola Unik

Gilanya masyarakat Norwegia dengan sepakbola menginspirasi pemerintah setempat membangun stadion di tengah laut.

Pantai Balekambang di Malang Selatan

Balekambang adalah kawasan pantai di selatan Malang. Letaknya sekitar 56 km dari kota Malang atau dengan durasi tempuh sekitar 2,5 jam. Baca selanjutnya...

Kingdom Tower Jeddah, Tertinggi di Dunia

Salah satu supremasi Asia, Kingdom Tower Jeddah yang sebelumnya dikenal sebagai Menara Mile-High menjadi menara super tinggi dunia dengan ketinggian mencapai 1.000 meter ( 1 Km) dari rencana semula 1,6 km (1 Mil).

Foreplay Technique and Tips

Berbeda dengan pria, pada wanita efek foreplay adalah sampai ia benar-benar 'basah'. Pada beberapa wanita tidak mudah mendapatkan 'basah' (wet).

18 Ucapan Sakti Menghadapi Pria

Keinginan pria dan wanita adalah sama. Artikel ini menyajikan teknik relation yang dapat digunakan wanita menghadapi pria.

Indahnya Pantai Carocok Painan, Sumatera Barat

Sekitar 77 km dari kota Padang ke arah Selatan, temukan keindahan Pantai Carocok di kota Painan. Pasir pantainya yang putih tak kalah dengan Lombok.

Tuesday, July 9, 2013

Air Terjun Coban Rondo

Setelah Anda menikmati ulasan saya tentang beberapa spot wisata di daerah Malang, maka tak kalah pentingnya Anda pun harus berkunjung ke Air Terjun Coban Rondo.

Kurang lengkap rasanya bila Anda mengunjungi kota Batu Malang tanpa mengunjungi Coban Rondo. Air terjun ini begitu indah. Meluncur dari ketinggian 84 m bak mayang terurai mengalirkan air bening nan sejuk.

Coban Rondo  berada di ketinggian 1.135 meter dari permukaan laut. Airnya berasal dari sumber di Cemoro Dudo, lereng Gunung Kawi dengan debit 150 liter per detik pada musim hujan dan 90 liter per detik di musim kemarau. Curah hujan rata-rata 1.721 mm/th, dengan bulan basah pada bulan Nopember sampai bulan Maret dan bulan kering pada bulan April sampai dengan Oktober dengan suhu rata-rata +/- 22°C.

Air terjun ini berada dalam wilayah KPH Perum Perhutani Malang. Masuk dalam Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Pujon dan Resort Polisi Hutan Pujon Selatan Petak 89G. Kondisi hutan yang terpelihara, membuat suasana disini sangat menentramkan hati. Kicauan burung dan udaranya yang sejuk dan bersih menambah kebetahan Anda berlama-lama di areal hutan lindung ini.

Sebelum menjadi Coban Rondo, sebetulnya di atasnya ada air terjun kembar yang disebut Coban Manten (air terjun pengantin). Mengalir ke bawah, air terjun itu menyatu menjadi Coban Dudo. Uniknya, Coban Dudo tersebut mengalir ke bawah menjadi Coban Rondo. Sumber air dari tiga air terjun tersebut berada di Kepundan, satu dataran yang tanpa pohon satu pun berada di atas Coban Manten. Mereka yang ingin melihatnya, selain harus berhati-hati juga perlu ekstratenaga. Sebab, selain jalan licin, juga cukup jauh antara 3-4 km. Itulah sebabnya saya cukup mengulas Coban Rondo saja..

Lokasi spot wisata Coban Rondo berjarak 12 km dari Kota Batu atau ± 24 km dari Kota Malang dengan waktu tempuh sekitar 1 jam, atau sekitar 4 jam perjalanan darat dari Surabaya. Akses ke air terjun Coban Rondo sangat mudah dengan jalan yang sudah beraspal baik. Jika dari jalan raya arah Batu - Pujon, Malang, setelah melalui tanjakan yang landai dan jalan berkelok-kelok dan terkadang tajam, maka akan sampai di puncak perbukitan. Sebuah papan nama dengan ukuran besar akan memberikan petunjuk untuk belok ke arah kiri keluar dari jalan raya guna menemukan obyek wanawisata Coban Rondo.

Dari patung sapi perjalanan dilanjutkan sekitar 4 km untuk sampai ke air terjun Coban Rondo. Pada dua kilometer sebelum masuk kawasan akan ditemui papan bertulisan "Welcome to Wana Wisata Coban Rondo" Kemudian jalanan terus menurun dan suasana hutan semakin terasa. Di tempat yang melandai, gubuk-gubuk pedagang dan berbagai jenis kendaraan berjajar. Di situlah terminal akhir pengunjung berkendaraan. Selanjutnya dengan sedikit melintasi tanjakan tak kurang dari dua menit sampailah ke lokasi air terjun.

Bagi yang menggunakan angkutan umum, ambil bis jurusan Malang dari Surabaya (Rp. 12.000,- per orang). Lalu tumpangi bemo dari Terminal Arjosari, Malang, jurusan Landungsari (Rp. 1 .500,- per orang). Lanjutkan dengan bis tujuan Kediri via Pujon, turun di Patung Sapi yang merupakan pintu gerbang ke Coban Rondo (Rp. 2.500,-). Dari sana, tersedia ojek yang siap mengantar hingga ke lokasi. Setelah tiba di tempat parkir perjalanan dilanjutklan dengan berjalan kaki sekitar 200 m menuju lokasi air terjun berada.

LEGENDA

Kurang lengkap rasanya kalau kita tidak mengetahui legenda apa yang terjadi dibalik terbentuknya air terjun ini. Cerita dibawah ini adalah yang terpampang pada information board taman wisata.

Bermula dari cerita sepasang pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahan. Mempelai wanita bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi, sedangkan mempelai pria bernama Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro. Setelah usia pernikahan mereka menginjak usia 36 hari atau disebut dengan Selapan (bahasa jawa), Dewi Anjarwati mengajak suaminya berkunjung ke Gunung Anjasmoro, yang merupakan asal dari suami. Orang tua Anjarwati melarang kedua mempelai pergi karena usia pernikahan mereka baru berusia 36 hari atau disebut selapan. Namun kedua mempelai tersebut bersikeras pergi dengan risiko apapun yang terjadi di perjalanan.

Di tengah perjalanan keduanya dikejutkan dengan hadirnya Joko Lelono, seorang lelaki yang tidak jelas asal-usulnya. Nampaknya Joko Lelono terpikat dengan kecantikan Dewi Anjarwati dan berusaha merebutnya. Akibat ulah Joko Lelono tersebut, maka terjadilah perkelahian antara Raden Baron Kusumo dengan Joko Lelono.

Kepada para pembantunya atau disebut juga punokawan yang menyertai kedua mempelai tersebut, Raden Baron Kusumo berpesan agar Dewi Anjarwati disembunyikan di suatu tempat yang terdapat di Coban atau air terjun. Perkelahian antara Raden Baron Kusumo dengan Joko Lelono berlangsung keras dan mereka berdua gugur. Akibatnya Dewi Anjarwati menjadi seorang janda yang dalam bahasa jawa disebut Rondo. Sejak saat itulah Coban atau air terjun tempat bersembunyi Dewi Anjarwati dikenal dengan Coban Rondo. Konon di bawah air terjun terdapat gua tempat persembunyian Dewi Anjarwati dan batu besar di bawah air terjun merupakan tempat duduk sang putri yang merenungi nasibnya. Begitulah ceritanya...

Setelah Anda menikmati indahnya air terjun coban rondo, maka tak lengkap rasanya jika Anda tidak meluangkan waktu sejenak merasakan nikmatnya Apel Malang. Di seputar lahan parkir terdapat warung panganan dan souvenir yang menjual aneka oleh-oleh untuk Anda bawa pulang. Salah satunya yang terkenal dari wilayah ini adalah Apel Malang. Rasa apel ini sangat berbeda dari apel yang pernah Anda nikmati. Selain menjual buahnya yang masih segar, warung-warung tersebut pun menjual keripik apel yang sudah dalam kemasan. 

Di sekitar wilayah ini pun masih terdapat kunjungan wisata lainnya seperti pemandian air panas Songgoriti, agro wisata, dan lain-lain. Hanya untuk itu diperlukan beberapa waktu sehingga Anda harus menginap. Tempat penginapan dapat Anda temukan di daerah wisata Songgoriti, sekitar 5-8 km dari lokasi Air Terjun Coban Rondo. Harga penginapan disini berkisar antara Rp. 150.000 hingga Rp. 650.000 per malam (tergantung kekuatan isi dompet Anda). Selain type kamar homestay, juga ada hotel dan villa. Dengan menginap, maka Anda akan merasakan 'nikmatnya' alam pegunungan disini...begitu dingin di malam hari.

Malang, 22 Juni 2013

Monday, July 8, 2013

Selecta: Taman Seribu Bunga di Kota Batu Malang

Jika Anda berwisata ke kota Malang, jangan lupa sempatkan mengunjungi kota Batu. Di kota ini Anda akan merasakan kesejukan alamnya. Banyak spot wisata yang bisa Anda nikmati di kota ini. Mulai dari alun-alun kota yang tertata rapih, pemandian air panas di Songgoriti, air terjun Coban Rondo yang indah, dan taman bunga Selecta dengan keaneka ragaman bunganya, serta banyak lagi.

Dalam kesempatan ini saya menyempatkan diri mengunjungi Taman Bunga Selecta. Bukan karena saya sekedar penggemar bunga-bunga, tetapi memang keindahan aneka bunga disini membuat saya 'lepas ingatan' dari kesibukan kota besar seperti Jakarta.

Selecta terdapat di Kota Batu, yakni sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini terletak 15 km sebelah barat Kota Malang, berada di jalur Malang-Kediri dan Malang-Jombang. Kota Batu berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan di sebelah utara serta dengan Kabupaten Malang di sebelah timur, selatan, dan barat. Wilayah kota ini berada di ketinggian 680-1.200 meter dari permukaan laut dengan suhu udara rata-rata 15-19 derajat Celsius.

Selecta Batu Malang atau Taman Wisata dan Rekreasi Selecta Kota Batu adalah sebuah tempat rekreasi dan berwisata yang sudah di kenal sejak penjajahan belanda. Bagian dari Kota Wisata Batu yang memang terkenal dan tersohor sebagai “Pabrik” nya tempat wisata.

Taman ini di dukung pula dengan fasilitas struktur dan infrastruktur yang cukup lengkap. Selain terdapat tanaman 1000 Bunga, disini juga tersedia Water Park, Out Bound, Flying fox, Perahu Columbus, Kolam Ikan air tawar, Sepeda Air, Pasar Wisata (Buah, Sayur, Bunga), Area Jogging, Arena Kuda, Aquarium Raksasa dan Goa Singa dan Kolam Renang dari sumber air tanah alami pegunungan sekitar kawasan ini.

Air yang mengalir ke kolam renang selekta di anggap sebagai air suci “Tirta Kamandanu” konon sebagai sebuah tempat yang dulunya ditemukan oleh punggawa kerajaan Singosari bernama Arya Kamandanu setelah bertapa sekian lama saat mencari sumber air akibat kekeringan yang telah melanda negerinya.

Menurut catatan sejarah, Taman Bunga Selecta dulunya dimiliki oleh seorang penjajah Belanda, yang akhirnya diserahkan kepada Pemerintah RI untuk dikelola. Sejak tahun 1928, Selecta menyimpan kenangan historis dan peristiwa di jaman revolusi. Bung Karno selaku proklamator dan presiden pertama RI, konon kabarnya banyak merenung disini dan menemukan ide-ide untuk menyatukan bekas kerajaan besar Majapahit dan kerajaan-kerajaan lain di Indonesia seperti Sriwijaya, Mataram, hingga kerajaan di wilayah timur Indonesia.


Dari salah satu sudut taman Selecta inilah, tahun 1942 saat pendudukan Jepang, selama 15 hari Bung Karno dan beberapa tokoh kemerdekaan RI menginap di Villa De Brandarice yang kini dikenal dengan Vila Bima Shakti. Saat itu Bung Karno beserta tim menyusun ide perjuangan hingga lahirlah teks naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Begitu kira-kira...

LEGENDA SELECTA 

Menurut cerita rakyat, adalah seorang Belanda Ruyter De Wild meminta nasihat kepada seorang raja di Songgoriti untuk mencari tempat strategis yang akan digunakan sebagai tempat peristirahatan. Niatnya ingin memiliki taman untuk duduk santai sambil menikmati indahnya pemandangan alam. Kala itu sang raja mengutus seorang empu yang memiliki kesaktian tinggi dan mampu menerawang alam misteri.

Dari hasil terawang sang empu sakti, ditemukan beberapa tempat yang layak hingga akhirnya salah satu di daerah di Desa Tulungrejo dipilih dan diputuskan memenuhi syarat karena tanahnya yang harum. Tempat itu didatangi. Sang empu menancapkan lenteranya diatas tanah, kemudian diamati bahwa api lentera mengarah ke tempat tersebut. Tempat itu adalah lokasi taman bunga saat ini. Nama selecta kira-kira berasal dari pilihan beberapa tempat dari hasil kata 'seleksi'. Apakah cerita itu benar, tak tahulah...

Batu, 19 Juni 2013

Indahnya Pantai Balekambang di Malang Selatan Mirip Tanah Lot di Bali

Sebenarnya saya sudah pernah ke pantai Balekambang. Tapi memang sudah lama sekali. Ketika itu tahun 1996 saat membawa keluarga berwisata ke Malang, dan saat itu si bungsu Adis baru berusia 1 tahun; 17 tahun lalu!.

Ketika kembali lagi ke kota Malang mengurus registrasi rencana kuliah Adis di Unbraw, pagi hari sambil menyantap sarapan di hotel, saya melontarkan ide ingin mengajaknya mengunjungi pantai Balekambang. Rupanya dia setuju...dan jam 10 pagi sehabis sarapan saya dan Adis pun berangkat. Sebelumnya mampir sebentar di minimarket untuk membeli keperluan di jalan seperti makanan dan minuman. Trus, biar pede buka bentar google-map untuk memastikan jalur jalan. Lalu akting clingak-clinguk sok gaya liat matahari, memastikan cuaca apakah layak jalan. Kondisi OK! Pake kacamata gelap rayben-ku, truss..broom..tancap gas!. Setelah menempuh perjalanan 2,5 jam kami sampai di Balekambang...

Balekambang adalah kawasan pantai di selatan Malang. Letaknya di Kabupaten Malang dan masuk kedalam Kecamatan Pagak. Jarak tempuh dari kota Malang sekitar 56 km dengan durasi tempuh sekitar 2,5 jam, atau sekitar 5 - 6 jam PP. Wuiihh,,jauh juga ya! Tapi jauhnya perjalanan akan terobati kok dengan keindahan alam yang akan kita temukan disini..

Pantai Balekambang menurut saya cukup indah. Garis pantainya sekitar 2 km memiliki pasir putih halus berkilau. Banyak orang berjemur disini, baik yang langsung tiduran di hamparan pasir atau duduk-duduk santai diatas tikar sewaan.

Seperti umumnya pantai pesisir selatan pulau jawa, Balekambang memiliki arus laut yang deras dan ombak yang cukup besar. Selain itu pantai ini memiliki kontur pantai berkarang, sehingga kurang baik untuk berenang dan surfing. Apalagi di beberapa tempat anda harus berhati-hati karena kemungkinan adanya bulubabi (sejenis biota laut berduri) yang apabila terinjak akan sangat membahayakan. Disarankan anda menggunakan alas kaki saat turun menyusuri air laut..

Bagi anda yang suka fotografi, saya pikir pantai balekambang cukup bagus dijadikan objek landscape. Salah satu objek menarik adalah terdapatnya Pura yang terletak 100 meter ke arah laut. Letaknya di pulau kecil. Dari pantai menuju pura dibangun jembatan kayu permanen. Apabila air laut sedang pasang maka pura akan terlihat berada di tengah laut. Pura ini dibangun tahun 1985 oleh komunitas agama Hindu Bali di daerah ini. Itulah sebabnya pada hari raya hindu bali pantai ini ramai dikunjungi oleh umat hindu bali untuk bersembahyang. Menjadi salah satu daya tarik wisata ke balekambang karena pantai ini mirip pantai Tanah Lot di Bali. Kalau anda mau menunggu, dan siap kemalaman di jalan saat pulang, saya pikir memotret sunset disini adalah good moment..

Daya tarik lain di pantai ini terdapatnya aliran air sungai balekambang yang jernih dan bermuara di sebelah pura. Masyarakat hindu bali disini menyebutnya sebagai 'air suci'. Meski cuma beberapa meter dari air laut, tapi rasa air sungai ini tetap tawar. Airnya sangat bening dan dangkal beralas pasir putih bersih. Saat air laut surut sangat terlihat aliran sungai yang berkelok-kelok menyusuri pasir pantai. Banyak orang berendam dan bermain di aliran air yang sejuk ini. Mencuci muka atau mandi di aliran sungai 'suci' ini bisa membuat anda awet muda dan enteng jodoh. Itu mitos penduduk setempat. Anda mau coba silahkan saja, siapa tahu ada benarnya...wallau'alam bisawaf!.

Di sepanjang pesisir pantai terdapat warung souvenir dan makanan aneka masakan yang bisa anda nikmati dengan harga terjangkau. Sayangnya saat saya ingin menikmati santapan hasil laut seperti ikan bakar misalnya, tidak banyak warung yang menyajikannya.

Terdapat satu penginapan sederhana disini apabila anda ingin bermalam. Cuma memang masih jarang orang menginap di daerah ini karena kurangnya fasilitas di malam hari. Menurut mbok Marinem salah seorang pemilik warung, listrik saja baru masuk ke daerah ini sekitar 3 bulan lalu. Itulah yang menyebabkan objek wisata ini agak 'tertinggal' dibanding daerah lain di kabupaten Malang. Sehingga pada sore hari para pengunjung harus segera meninggalkannya untuk menghindari kemalaman di jalan saat menyusuri hutan jati dan perkebunan tebu.

AKSES MENUJU PANTAI BALEKAMBANG

Untuk menghindari kemacetan lalulintas di jalur utama Malang-Blitar, maka dari hotel di kota Malang saya mengambil jalur via Kepanjen. Jalannya memang kecil dan kurang baik, tapi agak sepi dari kendaraan besar dan sepeda motor. Menurut saya jika anda mengambil jalur ini, sebaiknya anda berangkat dari kota Malang pagi hari; minimal jam 10 pagi seperti yang saya lakukan. Jalanannya pun tidak terlalu berkelok (bertikungan tajam) dibanding anda mengambil jalur Bantur yang ramai dan bertikung-tikung.

Jalur Kepanjen memang agak memutar. Tapi waktu tempuh agak lebih irit 30 menit dibanding jika anda mengambil jalur via Gondanglegi-Bantur yang lebih ramai oleh kendaraan umum dan sepeda motor. Bagi anda yang belum pernah melewati jalur ini, ada baiknya anda check dulu dengan google map sebelum anda berangkat untuk memastikan jalur yang akan anda lewati. Cara terbaik adalah menentukan titik2 check-point seperti nama desa/kota agar anda mudah menentukan arah. Jangan harap anda bisa 'sukses' membuka google-map saat di jalan, karena signal hp di daerah ini agak "koplak" hilang timbul..

Saat memasuki Kecamatan Pagak (setelah melewati Kepanjen), anda akan menemukan pertigaan; dan disini anda 'disuguhkan' dua pilihan, ke kiri menuju pantai balekambang dan ke kanan menuju pantai Ngliyep. Saya pilih ke kiri. Pantai Ngliyep juga cukup bagus, tapi karena waktunya yang tidak cukup maka lain kali saja saya kunjungi..
Setelah berfoto ria, sekitar jam 15.00 saya beranjak dari kawasan ini kembali menuju Malang. Jalur pulang saya mengambil via Bantur. Menyusuri hutan perkebunan tebu, dan beberapa jalur melewati tebing curam berliku-liku kayak kelok 9 di Sumatera Barat. Saat menyetir anda harus berhati-hati disini karena ruas jalannya yang sempit. Sayang batre sudah lobet jadi gak sempat saya foto...

Saran:
Untuk berkunjung ke Pantai Balekambang sebaiknya anda menggunakan kendaraan pribadi atau rent car. Karena dari hasil pengamatan saya, belum ada trip kendaraan umum ke wilayah ini (apa saya salah lihat, tau deh...hehehe!).

Penyesalan:
Saya tidak membawa kamera DSLR si kenon saya, sehingga semua hasil foto menggunakan Bb doang. Jadi harap maklum akan hasilnya!. Anda bisa menikmati hasil jepretan saya di album foto "Balekambang". Jangan lupa tinggalkan komen yaaa....

Malang, 06 Juli 2013

Thursday, July 4, 2013

Kisah Nabi Idris AS, hidup 1.000 tahun setelah Nabi Adam wafat

Nabi Idris a.s. (Arab: إدريس ) adalah salah seorang rasul yang merupakan putra Adam yang pertama kali diberikan hak kenabian oleh Allah setelah Adam sendiri dan Shiyth a.s. (Set menurut Yahudi dan Nasrani). Dalam Alkitab, Idris dikenal dengan nama Henokh.

Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam, putra dari Yarid bin Mihla’iel bin Qinan bin Anusy bin Shiyth bin Adam a.s. yang menjadi keturunan pertama yang diutus menjadi nabi setelah Adam dan Shiyth. Menurut kitab tafsir, beliau hidup 1.000 tahun setelah Nabi Adam wafat.

Nabi Idris dianugerahi kepandaian dalam berbagai disiplin ilmu, kemahiran, serta kemampuan untuk menciptakan alat-alat untuk mempermudah pekerjaan manusia, seperti pengenalan tulisan, matematika, astronomi, dan lain sebagainya. 

Menurut suatu kisah, terdapat suatu masa di mana kebanyakan manusia akan melupakan Allah sehingga Allah menghukum manusia dengan bentuk kemarau yang berkepanjangan. Nabi Idris pun turun tangan dan memohon kepada Allah untuk mengakhiri hukuman tersebut. Allah mengabulkan permohonan itu dan berakhirlah musim kemarau tersebut dengan ditandai turunnya hujan. 

Nabi Idris diperkirakan bermukim di Mesir di mana ia berdakwah untuk menegakkan agama Allah, mengajarkan tauhid, dan beribadah menyembah Allah serta memberi beberapa pendoman hidup bagi pengikutnya supaya selamat dari siksa dunia dan akhirat. 

Menurut buku berjudul The Prophet of God Enoch: Nabiyullah Idris, Idris adalah sebutan atau nama Arab bagi Enoch, nenek moyang Nabi Nuh. Beliau dinyatakan di dalam Al-Quran sebagai manusia pilihan Allah sehingga Dia mengangkatnya ke langit. Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya meriwayatkan bahwa Nabi Idris wafat saat beliau sedang berada di langit keempat ditemani oleh seorang malaikat. Beliau hidup sampai usia 82 tahun
Di dalam Al-Quran hanya terdapat dua ayat tentang Nabi Idris yaitu dalam surah Maryam ayat 56 dan 57: "Dan ceritakanlah ( hai Muhammad kepada mereka , kisah) Idris yang terdapat tersebut di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. 57 - Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." (Maryam : 56 - 57 )
Diantara beberapa nasihat dan kata-kata mutiaranya ialah : 

  1. Kesabaran yang disertai iman kepada Allah membawa kemenangan.
  2. Orang yang bahagia ialah orang yang berwaspada dan mengharapkan syafaat dari Tuhannya dengan amal-amal solehnya.
  3. Bila kamu memohon sesuatu kepada Allah dan berdoa maka ikhlaskanlah niatmu demikian pula puasa dan shalatmu.
  4. Janganlah bersumpah dalam keadaan kamu berdusta dan janganlah menuntut sumpah dari orang yang berdusta agar kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.
  5. Taatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu serta penuhilah selalu mulut-mulutmu dengan ucapan syukur dan puji kepada Allah.
  6. Janganlah iri hati kepada orang-orang yang baik nasibnya, karena mereka tidak akan banyak dan lama menikmati kebaikan nasibnya.
  7. Barang siapa melampaui kesederhanaan tidak sesuatu pun akan memuaskannya.
  8. Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperolehnya seorang tidak dapat bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang diperolehinya itu.
Kisah Nabi Idris AS Melihat Surga dan Neraka

Setiap hari Malaikat Izrael dan Nabi Idris beribadah bersama. Suatu kali, sekali lagi Nabi Idris mengajukan permintaan. “Bisakah engkau membawa saya melihat surga dan neraka?”. “Wahai Nabi Allah, lagi-lagi permintaanmu aneh,” kata Izrael.

Setelah Malaikat Izrael memohon izin kepada Allah, dibawanya Nabi Idris ke tempat yang ingin dilihatnya. Malaikat Izrael bertanya, “Ya Nabi Allah, mengapa ingin melihat neraka? Sedangkan para Malaikat pun takut melihatnya,” kata Izrael.
“Terus terang, saya takut sekali kepada Azab Allah itu. Tapi mudah-mudahan, iman saya menjadi tebal setelah melihatnya,” Nabi Idris menjelaskan alasannya.

Waktu mereka sampai ke dekat neraka, Nabi Idris langsung pingsan. Penjaga neraka adalah Malaikat yang sangat menakutkan. Ia menyeret dan menyiksa manusia-manusia yang durhaka kepada Allah semasa hidupnya. Nabi Idris tidak sanggup menyaksikan berbagai siksaan yang mengerikan itu. Api neraka berkobar dahsyat, bunyinya bergemuruh menakutkan, tak ada pemandangan yang lebih mengerikan dibanding tempat ini.

Dengan tubuh lemas Nabi Idris meninggalkan tempat yang mengerikan itu. Kemudian Izrael membawa Nabi Idris ke surga. “Assalamu’alaikum…” kata Izrael kepada Malaikat Ridwan. Malaikat penjaga pintu surga itu sangat tampan. Wajah Malaikat Ridwan selalu berseri-seri di hiasi senyum ramah. Siapapun akan senang memandangnya. Sikapnya amat sopan, dengan lemah lembut ia mempersilahkan para penghuni surga untuk memasuki tempat yang mulia itu. 

Waktu melihat isi surga, Nabi Idris kembali nyaris pingsan karena terpesona. Semua yang ada di dalamnya begitu indah dan menakjubkan. Nabi Idris terpukau tanpa bisa berkata-kata melihat pemandangan sangat indah di depannya. “Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah…” ucap Nabi Idris beulang-ulang. 

Nabi Idris melihat sungai-sungai yang airnya bening seperti kaca. Di pinggir sungai terdapat pohon-pohon yang batangnya terbuat dari emas dan perak. Ada juga istana-istana pualam bagi penghuni surga. Pohon buah-buahan ada disetiap penjuru. Buahnya segar, ranum dan harum. Waktu berkeliling di sana, Nabi Idris diiringi pelayan surga. Mereka adalah para bidadari yang cantik jelita dan anak-anak muda yang amat tampan wajahnya. Mereka bertingkah laku dan berbicara dengan sopan. 

Mendadak Nabi Idris ingin minum air sungai surga. “Bolehkah saya meminumnya? Airnya kelihatan sejuk dan segar sekali.” “Silahkan minum, inilah minuman untuk penghuni surga.” Jawab Izrael. Nabi Idris pun minum air itu dengan nikmat. Dia amat bersyukur bisa menikmati air minum yang begitu segar dan luar biasa enak. Tak pernah terbayangkan olehnya ada minuman selezat itu. “Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah,” Nabi Idris mengucap syukur berulang-ulang. 

Setelah puas melihat surga, tibalah waktunya pergi bagi Nabi Idris untuk kembali ke bumi. Tapi ia tidak mau kembali ke bumi. Hatinya sudah terpikat keindahan dan kenikmatan surga Allah. “Saya tidak mau keluar dari surga ini, saya ingin beribadah kepada Allah sampai hari kiamat nanti,” kata Nabi Idris. 

“Tuan boleh tinggal di sini setelah kiamat nanti, setelah semua amal ibadah di hisab oleh Allah, baru tuan bisa menghuni surga bersama para Nabi dan orang yang beriman lainnya,” kata Izrael.

Tapi Allah itu Maha Pengasih, terutama kepada Nabi-Nya. Akhirnya Allah mengkaruniakan sebuah tempat yang mulia di langit, dan Nabi Idris menjadi satu-satunya Nabi yang menghuni surga tanpa mengalami kematian. Pada saat Nabi Muhammad sedang melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj ke langit, beliau bertemu Nabi Idris. “Siapa orang ini? Tanya Nabi Muhammad kepada Jibril yang mendampinginya waktu itu. 
“Inilah Idris,” jawab Jibril.

Wallahu a'alam bissawab. 

Kisah Nabi Adam AS : Tragedi Buah Quldhi dan Bisikan Iblis

Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautnya dan tumbuh-tumbuhannya, lalu Allah menciptakan langit dengan matahari, bulan dan bintang-bintang yang bergemerlapan. Kemudian menciptakan malaikat-malaikatnya, yakni sejenis makhluk halus yang diciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya. Setelah itu tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi, memeliharanya, menikmati tumbuh-tumbuhannya, mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.

Kekhawatiran Para Malaikat.

Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khawatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu, disebabkan kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.: "Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami, padahal kami selalu bertasbih, bertahmid,melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya, sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu, niscaya akan bertengkar satu dengan lain, akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya, sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu."

Allah berfirman, menghilangkan kekhawatiran para malaikat itu:
"Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku. Bila Aku telah menciptakannya dan meniupkan roh kepada nya, bersujudlah kamu di hadapan makhluk baru itu sebagai penghormatan dan bukan sebagai sujud ibadah, karena Allah s.w.t. melarang hamba-Nya beribadah kepada sesama makhluk-Nya."
Kemudian diciptakanlah Adam oleh Allah s.w.t.dari segumpal tanah liat, kering dan lumpur hitam yang berbentuk. Setelah disempurnakan bentuknya ditiupkanlah roh ciptaan Tuhan ke dalamnya dan berdirilah ia tegak menjadi manusia yang sempurna
Iblis Membangkang.

Iblis membangkang dan enggan mematuhi perintah Allah seperti para malaikat yang lain, yang segera bersujud di hadapan Adam sebagai penghormatan bagi makhluk Allah yang akan diberi amanat menguasai bumi dengan segala apa yang hidup dan tumbuh di atasnya serta yang terpendam di dalamnya. Iblis merasa dirinya lebih mulia, lebih utama dan lebih agung dari Adam, karena ia diciptakan dari unsur api, sedang Adam dari tanah dan lumpur. Kebanggaannya dengan asal-usulnya menjadikan ia sombong dan merasa rendah untuk bersujud menghormati Adam seperti para malaikat yang lain, walaupun diperintah oleh Allah.

Tuhan bertanya kepada Iblis: "Apakah yang mencegahmu sujud menghormati sesuatu yang telah Aku ciptakan dengan tangan-Ku?". Iblis menjawab: "Aku adalah lebih mulia dan lebih unggul dari dia. Engkau ciptakan aku dari api dan menciptakannya dari lumpur."

Karena kesombongan, kecongkakan dan pembangkangannya melakukan sujud yang diperintahkan, maka Allah menghukum Iblis dengan mengusir dari syurga dan mengeluarkannya dari barisan malaikat dengan disertai kutukan dan laknat yang akan melekat pada dirinya hingga hari kiamat. Di samping itu ia dinyatakan sebagai penghuni neraka!!.

Iblis dengan sombongnya menerima dengan baik hukuman Tuhan itu. Ia hanya mohon agar kepadanya diberi kesempatan untuk hidup kekal hingga hari kebangkitan kembali di hari kiamat. Allah meluluskan permohonannya, dan ditangguhkanlah ia sampai hari kebangkitan. Tidak berterima kasih dan bersyukur atas pemberian jaminan itu, bahkan sebaliknya ia mengancam akan menyesatkan Adam, sebagai sebab terusirnya dia dari syurga dan dikeluarkannya dari barisan malaikat. Kemudian akan selalu mendatangi anak-anak keturunan Adam dari segala sudut untuk membujuk mereka meninggalkan jalan yang lurus dan bersamanya menempuh jalan yang sesat, mengajak mereka melakukan maksiat dan hal-hal yang terlarang, menggoda mereka supaya melalaikan perintah-perintah agama dan mempengaruhi mereka agar tidak bersyukur dan beramal soleh.
Kemudian Allah berfirman kepada Iblis yang terkutuk itu:"Pergilah engkau bersama pengikut-pengikutmu yang semuanya akan menjadi isi neraka Jahanam dan bahan bakar neraka. Engkau tidak akan berdaya menyesatkan hamba-hamba-Ku yang telah beriman kepadaKu dengan sepenuh hatinya dan memiliki aqidah yang mantap yang tidak akan tergoyah oleh rayuanmu walaupun engkau menggunakan segala kepandaianmu menghasut dan memfitnah mereka." 
Pengetahuan Adam Tentang Nama-Nama Benda.

Allah hendak menghilangkan anggapan rendah para malaikat terhadap Adam dan menyakinkan mereka akan kebenaran hikmat-Nya menunjuk Adam sebagai penguasa bumi, maka diajarkanlah kepada Adam nama-nama benda yang berada di alam semesta. Diperagakanlah benda-benda itu di depan para malaikat seraya: "Cobalah sebutkan bagi-Ku nama benda-benda itu, apakah kamu benar merasa lebih mengetahui dan lebih mengerti dari Adam."

Para malaikat tidak berdaya memenuhi tentangan Allah untuk  menyebut nama-nama benda yang berada di depan mereka. Mereka mengakui ketidak-sanggupan mereka dengan berkata: "Maha Agung Engkau! Sesungguhnya kami tidak memiliki pengetahuan tentang sesuatu kecuali apa yang Tuhan ajarkan kepada kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana."

Adam lalu diperintahkan oleh Allah untuk memberitahukan nama-nama itu kepada para malaikat dan setelah diberitahukan oleh Adam, berfirmanlah Allah kepada mereka: "Bukankah Aku telah katakan padamu bahawa Aku mengetahui rahsia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan." 

Adam Menghuni Syurga.

Adam diberi tempat oleh Allah di syurga dan baginya diciptakanlah Hawa untuk mendampinginya dan menjadi teman hidupnya, menghilangkan rasa kesepiannya dan melengkapi keperluan fitrahnya untuk mengembangkan keturunan. Menurut cerita para ulama Hawa diciptakan oleh Allah dari salah satu tulang rusuk Adam yang disebelah kiri disaat ia masih tidur sehingga ketika ia terjaga, ia melihat Hawa sudah berada di sampingnya. Ia ditanya oleh malaikat: "Wahai Adam! Apa dan siapakah makhluk yang berada di sampingmu itu?"

Berkatalah Adam: "Seorang perempuan." Sesuai dengan fitrah yang telah diilhamkan oleh Allah kepadanya."Siapa namanya?" tanya malaikat lagi. "Hawa", jawab Adam. "Untuk apa Tuhan menciptakan makhluk ini?", tanya malaikat lagi. Adam menjawab: "Untuk mendampingiku, memberi kebahagian bagiku dan mengisi keperluan hidupku sesuai dengan kehendak Allah."
Allah berpesan kepada Adam: "Tinggallah engkau bersama istrimu di syurga, rasakanlah kenikmatan yang berlimpah-limpah didalamnya, rasailah dan makanlah buah-buahan yang lezat yang terdapat di dalamnya sepuas hatimu dan sekehendakmu. Kamu tidak akan mengalami atau merasa lapar, dahaga ataupun letih selama kamu berada di dalamnya. Akan tetapi Aku ingatkan janganlah makan buah dari pohon ini yang akan menyebabkan kamu celaka dan termasuk orang-orang yang zalim. Ketahuilah bahawa Iblis itu adalah musuhmu dan musuh istrimu, ia akan berusaha membujuk kamu dan menyeret kamu keluar dari syurga sehingga hilanglah kebahagiaan yang kamu sedang nikmat ini." 
Iblis Mulai Beraksi.

Sesuai dengan ancaman yang diucapkan ketika diusir oleh allah dari Syurga akibat pembangkangannya dan terdorong pula oleh rasa iri hati dan dengki terhadap Adam yang menjadi sebab sampai ia terkutuk dan terlaknat selama-lamanya tersingkir dari singgahsana kebesarannya.Iblis mulai menunjukkan rancangan penyesatannya kepada Adam dan Hawa yang sedang hidup berdua di syurga yang tenteram, damai dan bahagia.

Ia menyatakan kepada mereka bahawa ia adalah kawan mereka dan ingin memberi nasihat dan petunjuk untuk kebaikan dan mengekalkan kebahagiaan mereka. Segala cara dan kata-kata halus digunakan oleh Iblis untuk mendapatkan kepercayaan Adam dan Hawa bahawa ia betul-betul jujur dalam nasihat dan petunjuknya kepada mereka. Ia membisikan kepada mereka bahwa larangan Tuhan kepada mereka memakan buah-buah yang ditunjuk itu adalah karena dengan memakan buah itu mereka akan menjelma menjadi malaikat dan akan hidup kekal. Diulang-ulangilah bujukannya dengan menunjukkan akan harumnya bau pohon yang dilarang indah bentuk buahnya dan lazat rasanya. Sehingga pada akhirnya termakanlah bujukan yang halus itu oleh Adam dan Hawa dan dilanggarlah larangan Tuhan.

Allah mencela perbuatan mereka itu dan berfirman yang bermaksud: "Tidakkah Aku mencegah kamu mendekati pohon itu dan memakan dari buahnya dan tidakkah Aku telah ingatkan kamu bahwa syaitan itu adalah musuhmu yang nyata."
Adam dan Hawa mendengar firman Allah itu sadarlah ia bahwa mereka telah melanggar perintah Allah dan telah melakukan kesalahan dosa besar. Seraya menyesal berkatalah mereka: "Wahai Tuhan kami! Kami telah menganiaya diri kami sendiri dan telah melanggar perintah-Mu karena terkena bujukan Iblis. Ampunilah dosa kami karena niscaya kami akan tergolong orang-orang yang rugi bila Engkau tidak mengampuni dan mengasihi kami." 
Adam dan Hawa Diturunkan Ke Bumi.

Allah telah menerima taubat Adam dan Hawa serta mengampuni perbuatan pelanggaran yang mereka telah lakukan. Hal ini cukup melegakan dada mereka dan menghilangkan rasa sedih akibat kelalaian peringatan Tuhan tentang Iblis sehingga terjerumus menjadi mangsa bujukan dan rayuannya yang manis namun beracun itu.

Adam dan Hawa merasa tenteram kembali setelah menerima pengampunan Allah. Selanjutnya akan menjaga jangan sampai tertipu lagi oleh Iblis dan akan berusaha agar pelanggaran yang telah dilakukan dan menimbulkan murka dan teguran Tuhan itu menjadi pengajaran bagi mereka berdua untuk lebih berhati-hati menghadapi tipu daya dan bujukan Iblis yang terlaknat itu.

Harapan untuk tinggal terus di syurga yang  telah pudar karena perbuatan pelanggaran perintah Allah, hidup kembali dalam hati dan fikiran Adam dan Hawa yang merasa kenikmatan dan kebahagiaan hidup mereka di syurga tidak akan terganggu oleh sesuatu dan bahwa ridha Allah serta rahmatnya akan tetap melimpah di atas mereka untuk selama-lamanya. Akan tetapi Allah telah menentukan dalam  takdir-Nya apa yang tidak terlintas dalam hati dan tidak terfikirkan oleh mereka.

Allah s.w.t. telah menentukan bahwa bumi yang penuh dengan kekayaan akan dikuasakan kepada manusia keturunan Adam. Lalu memerintahkan Adam dan Hawa turun ke bumi sebagai benih pertama dari hamba-hambanya yang bernama MANUSIA.

Berfirmanlah Allah kepada mereka: "Turunlah kamu ke bumi sebagian daripada kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain kamu dapat tinggal tetap dan hidup disana sampai waktu yang telah ditentukan."

Turunlah Adam dan Hawa ke bumi menghadapi cara hidup baru yang jauh berlainan dengan hidup di syurga yang pernah dialami dan yang tidak akan berulang kembali. Mereka harus menempuh hidup di dunia yang fana ini dengan suka dan dukanya dan akan menurunkan umat manusia yang beraneka ragam sifat dan tabiatnya berbeda-beda warna kulit dan kecerdasan otaknya. Umat manusia yang akan berkelompok-kelompok menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa di mana yang satu menjadi musuh yang lain saling bunuh-membunuh aniaya-menganianya dan tindas-menindas sehingga dari waktu ke waktu Allah mengutus nabi-nabi-Nya dan rasul-rasul-Nya memimpin hamba-hamba-Nya ke jalan yang lurus penuh damai kasih sayang di antara sesama manusia jalan yang menuju kepada ridha-Nya dan kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat.
Kisah Adam dalam Al-Quran diceritakan di dalam beberapa surah di antaranya surah Al_Baqarah ayat 30 sehingga ayat 38 dan surah Al_A'raaf ayat 11 sehingga 25 
Pengajaran Yang Terdapat Dari Kisah Adam.

Bahwasanya hikmah yang terkandung dalam perintah-perintah dan larangan-larangan Allah dan dalam apa yang diciptakannya kadangkala tidak atau belum dapat dicapai oleh otak manusia bahkan oleh makhluk-Nya yang terdekat sebagaimana telah dialami oleh para malaikat tatkala diberitahu bahwa Allah akan menciptakan manusia - keturunan Adam untuk menjadi khalifah-Nya di bumi sehingga mereka seakan-akan berkeberatan dan bertanya-tanya mengapa dan untuk apa Allah menciptakan jenis makhluk lain daripada mereka yang sudah patuh rajin beribadat, bertasbih, bertahmid dan mengagungkan nama-Nya.

Bahwasanya manusia walaupun ia telah dikurniakan kecergasan berfikir dan kekuatan fisik dan mental ia tetap mempunyai beberapa kelemahan pada dirinya seperti sifat lalai, lupa dan khilaf. Hal mana telah terjadi pada diri Nabi Adam yang walaupun ia telah menjadi manusia yang sempurna dan dikurniakan kedudukan yang istimewa di syurga ia tetap tidak terhindar dari sifat-sifat manusia yang lemah itu. Ia telah lupa dan melalaikan peringatan Allah kepadanya tentang pohon terlarang dan tentang Iblis yang menjadi musuhnya dan musuh seluruh keturunannya, sehingga terperangkap ke dalam tipu daya dan terjadilah pelanggaran pertama yang dilakukan oleh manusia terhadap larangan Allah.

Bahwasanya seseorang yang telah terlanjur melakukan maksiat dan berbuat dosa tidaklah ia sepatutnya berputus asa dari rahmat dan ampunan Tuhan asalkan ia sedar akan kesalahannya dan bertaubat tidak akan melakukannya kembali. Rahmat allah dan maghfirah-Nya dapat mencakup segala dosa yang diperbuat oleh hamba-Nya kecuali syirik bagaimana pun besar dosa itu asalkan diikuti dengan kesedaran bertaubat dan pengakuan kesalahan.

Sifat sombong dan congkak selalu membawa akibat kerugian dan kebinasaan. Lihatlah Iblis yang turun dari singgahsananya dilucutkan kedudukannya sebagai seorang malaikat dan diusir oleh Allah dari syurga dengan disertai kutukan dan laknat yang akan melekat kepada dirinya hingga hari Kiamat. Kesombongannya dan kebanggaaannya akan asal-usulnya sehingga ia menganggap dan memandang rendah kepada Nabi Adam dan menolak untuk sujud menghormatinya walaupun diperintahkan oleh Allah s.w.t.