Wednesday, December 14, 2011

Nyeri Punggung Bawah

Pernahkah anda merasa tidak nyaman jika sedang duduk, atau berjalan. Pada punggung terasa nyeri dan sakit. Bahkan dalam kondisi tertentu badan terasa demam?. Hati-hatilah. Mungkin anda sedang mengalami trauma pada punggung bagian bawah.

Nyeri Punggung Bawah (NPB) merupakan keluhan tersering yang membawa pasien berobat ke dokter. Keluhan ini dapat dijumpai pada siapa saja, terutama pada usia 35-55 tahun. Kebanyakan kasus berkaitan dengan kelainan di sistem muskuloskeletal (tulang, sendi dan ligamen).

Keluhan nyeri dapat timbul tiba-tiba atau perlahan-lahan. Biasanya timbul sebagai akibat dari trauma di daerah punggung bawah. Karena struktur yang demikian kompleks maka gangguan struktur sekecil apapun bisa menimbulkan rasa tidak nyaman yang cukup mengganggu.

Gejala dan Tanda
Gejala dari nyeri punggung bawah adalah rasa nyeri atau tidak nyaman, kadang-kadang dengan gejala disertai demam, bengkak, nyeri yang menjalar ke kaki, gangguan berkemih (buang air kecil), dan buang air besar, rasa kebas (semutan) di sekitar pinggul.

Berikut ini adalah beberapa penyebab tersering dari nyeri punggung bawah:

Sprain:
Sprain adalah cedera regangan pada ligamen, tendon dan otot punggung karena pergerakan yang berlebihan dan tiba-tiba atau karena trauma.

Radiculopathy (iritasi syaraf):
Serat sepanjang tulang belakang dapat mengalami iritasi karena pergeseran mekanis atau penyakit.

Kondisi Patologis Tulang dan Sendi:
Hal ini terjadi karena adanya gangguan kongenital (bawaan), proses penuaan serta peradangan. Selain itu juga bisa disebabkan karena gangguan ginjal, kehamilan, masalah organ reproduksi ataupun tumor.

Untuk mengetahui secara pasti kondisi gangguan ini adalah dengan melakukan diagnosa kedokteran. Penentuan diagnosa nyeri bisa didapat dari anamnesis dan pemeriksaan fisis. Selain itu juga dapat dilakukan pemeriksaan tambahan seperti rontgen, CT Scan atau MRI, terutama untuk kasus-kasus yang disebabkan kelainan struktural.

Bagaimana cara pencegahannya?

Penggunaan obat-obatan anti nyeri, yang dibantu dengan latihan dan fisioterapi dapat mengurangi rasa nyeri. Pada beberapa kasus ternyata kompres air hangat atau menggunakan bantal panas elektrik juga bisa membantu mengurangi dan meringankan gejala. Tindakan pembedahan tidak selalu dilakukan. Pembedahan hanya dilakukan apabila gejala yang ada tidak membaik atau bahkan memburuk setelah diberi terapi obat-obatan dan treatmen kesehatan tulang dan syaraf.

Pencegahan nyeri punggung bawah bisa dilakukan antara lain dengan penurunan berat badan. Karena pada kebanyakan kasus terjadi disebabkan berat badan yang berlebih. Berat badan berlebih berarti beban tulang menyanggah tubuh kita juga akan menjadi besar. Jaga postur agar tulang punggung selalu lurus. Olahraga seperti berenang sangat dianjurkan untuk mencegah atau mengurangi timbulnya gejala nyeri punggung bawah.

Latihan dan Olahraga

Pada penderita nyeri punggung bawah tetap dianjurkan untuk melakukan olahraga dan latihan peregangan. Adapun olahraga yang dianjurkan antara lain berenang, jalan kaki (joging) dan bersepeda ringan. Tidak dianjurkan untuk melakukan olahraga dengan kontak fisik seperti sepakbola, bola basket, bola voli, beladiri, panjat memanjat, dll. Namun demikian konsultasi dengan dokter anda adalah hal yang selalu harus anda lakukan!.

Ke dokter mana anda harus berkonsultasi?
Nyeri punggung bawah harus ditangani oleh dokter spesialis (ahli) yang terdiri dari:
- Dokter orthopaedi spesialis spine surgery
- Dokter rehabilitasi medik dan kedokteran fisik
- Dokter spesialis saraf dan bedah saraf

1 komentar:

  1. salah satu terapi untuk Low Back Pain adalah menggunakan korset lumbal. penggunan korset lumbal sebenarnya hanya untuk membantu percepatan penyembuhan karena terapi. bila terapi tidak dijalankan ya korset lumbal hanya berguna untuk memberikan support pada punggung supaya beban pungung tidak berlebihan. semuanya harus saling melengkapi untuk memberikan hasil yang maksimal.

    ReplyDelete