Thursday, June 18, 2015

Menu Berbuka Puasa Bagi Penderita Diabetes

Yes, waktu berbuka puasa telah tiba!. Itulah kegembiraan semua orang saat di bulan puasa. Waktu berbuka puasa adalah suatu berkah untuk bersantap makan minum setelah 12 jam (waktu normal di Indonesia) orang menjalani ibadah puasa. Biasanya, saat berbuka puasa itulah, semua panganan rasanya ingin disantap. Wait!. Apakah Anda penderita diabetes ?. Baca dulu informasi berikut ini...

Pada dasarnya tidak ada batasan bagi orang penderita penyakit apapun dapat lepas dari kewajiban rukun di dalam Islam. Salah satunya adalah berpuasa di bulan Ramadhan. Meskipun tidak mampu untuk tidak makan dan minum di bulan puasa, maka ada denda yang wajib ditunaikan setelahnya.

Adakalanya penderita diabetes ingin berpuasa. Apakah diperbolehkan ?. Jawaban para ahli dan dokter adalah: boleh!. DR. dr. Samuel S, Ahli Gizi RS. Siloam Jakarta menyebutkan bahwa penderita diabetes juga dapat berpuasa namun dengan memperhatikan hal-hal yang dapat meningkatkan kadar gula dalam tubuh.

Tubuh membutuhkan karbohidrat yang dapat diserap menjadi gula. Ada 2 macam jenis karbohidrat, yakni Karbohidrat Simplex seperti nasi putih, biskuit, roti putih, mie dan madu - yang secara konstan sangat cepat diserap tubuh. Makanan inilah penyebab naiknya berat badan. Ada lagi Karbohidrat Kompleks, merupakan karbohidrat mengandung banyak serat seperti nasi merah, roti gandum, ubi manis, oatmeal, sayuran dan buah-buahan.

Bagi penderita diabetes, maka mengkonsumsi Karbohidrat Komplek selama bulan puasa (ketika sahur dan berbuka) adalah sangat dianjurkan. Karbohidrat Kompleks memiliki derajat lambat untuk diserap tubuh. Sehingga pengaruhnya masih lebih positif bagi insulin untuk mengontrol kadar gula di dalam tubuh.

Saat bersahur disarankan mengkonsumsi nasi merah dan sayuran. Untuk pelengkap panganan, maka boleh memakan ikan atau ayam yang tidak digoreng. Anjuran para ahli gizi, makanan direbus adalah pilihan utama bagi penderita diabetes. Untuk menambah  stamina saat berpuasa, banyaklah meminum air bening atau buah berkulit lembut yang diblender (bukan di juice). Hindari mengkonsumsi mie instant saat bersahur, karena mie instant sangat cepat menyerap air sehingga dapat menyebabkan haus atau kurangnya cairan di dalam tubuh.

Ketika berbuka, disarankan memakan juice buah padat serat. Semangka, mentimun atau blewah (timun suri) dan yang sejenisnya adalah lebih baik. Adakalanya seseorang berbuka puasa mengkonsumsi kurma. Namun ahli gizi sangat menganjurkan agar memakan kurma berkulit (bukan kurma yang sudah dalam proses pemanisan seperti yang sering kita temukan di pasaran). Sama halnya saat bersahur, ketika berbuka pun sebaiknya tidak makan nasi putih atau roti putih. Tetaplah mengkonsumsi nasi merah dan roti gandum. Hindari meminum cairan berkadar gula tinggi seperti sirup, cendol, madu, dan soft drink. Jika ingin merasakan manis, maka pilihan tepat adalah air kelapa.

Ulasan ini bukan saran mujarab bagi penderita diabetes jika ingin melaksanakan ibadah puasa. Berkonsultasilah ke dokter untuk dapat lebih mengetahui dengan tepat apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi, agar sesuai dengan tingkatan kadar diabetes penderita. Yang pasti Anda harus tetap semangat, dan anjuran dokter harus Anda ikuti demi menjaga kesehatan selama berpuasa. [ep]


0 komentar:

Post a Comment