Air Terjun Lembah Anai, Sumatera Barat

Sekitar satu jam perjalanan dari Padang anda akan sampai di Lembah Anai. Salah satu dari pesona alami yang terkenal dan menjadi maskot pariwisata di Sumatera Barat adalah Air Terjun Lembah Anai.

Golden Sunrise di Puncak Dieng

Sunrise atau matahari terbit punya pesona tersendiri. Tapi pernahkah Anda menikmati sunrise di Puncak Dieng. Pesonanya akan lain dibanding tempat-tempat lain yang pernah Anda kunjungi.

Pesona Telaga Warna

Saat Anda berwisata ke Jawa Tengah, jangan lupa sempatkan mengunjungi Telaga Warna. Hanya sekitar 1 jam dari kota Wonosobo Anda akan sampai di lokasi ini.

Stadion Sepak Bola Unik

Gilanya masyarakat Norwegia dengan sepakbola menginspirasi pemerintah setempat membangun stadion di tengah laut.

Pantai Balekambang di Malang Selatan

Balekambang adalah kawasan pantai di selatan Malang. Letaknya sekitar 56 km dari kota Malang atau dengan durasi tempuh sekitar 2,5 jam. Baca selanjutnya...

Kingdom Tower Jeddah, Tertinggi di Dunia

Salah satu supremasi Asia, Kingdom Tower Jeddah yang sebelumnya dikenal sebagai Menara Mile-High menjadi menara super tinggi dunia dengan ketinggian mencapai 1.000 meter ( 1 Km) dari rencana semula 1,6 km (1 Mil).

Foreplay Technique and Tips

Berbeda dengan pria, pada wanita efek foreplay adalah sampai ia benar-benar 'basah'. Pada beberapa wanita tidak mudah mendapatkan 'basah' (wet).

18 Ucapan Sakti Menghadapi Pria

Keinginan pria dan wanita adalah sama. Artikel ini menyajikan teknik relation yang dapat digunakan wanita menghadapi pria.

Indahnya Pantai Carocok Painan, Sumatera Barat

Sekitar 77 km dari kota Padang ke arah Selatan, temukan keindahan Pantai Carocok di kota Painan. Pasir pantainya yang putih tak kalah dengan Lombok.

Selasa, 30 Juni 2015

Diagnosa Hipertensi Paru dan Pengobatannya

Untuk mendiagnosa hipertensi paru, dokter dapat melakukan satu atau lebih test untuk mengevaluasi kerja jantung dan paru-paru pasien. Hal ini termasuk X-ray di daerah dada untuk menunjukkan pembesaran dan ketidaknormalan pembuluh paru-paru, echocardiagrams yang menunjukkan visualisasi jantung, mengukur besar ukuran jantung, fungsi dan aliran darah, dan mengadakan pengukuran tidak langsung terhadap tekanan di pembuluh paru-paru.

Selain itu juga bisa dilakukan electrocardiograms (ECG) yang menunjukkan aktivitas elektrikal dari jantung dan memperlihatkan perubahan pada ritme jantung dan ketebalan dinding jantung. MSCT arteri paru untuk mencari emboli paru. Standard baku adalah pengukuran langsung tekanan arteri pulmonal dengan katerisasi jantung kanan sekaligus melihat respon paru terhadap tekanan yang tepat.

Pengobatan Hipertensi Paru
Pengobatan penyakit ini sangat tergantung dari penyebabnya. Biasanya, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan tambahan untuk mengetahui penyebab lain sehingga pengobatannya akan tepat.

Tekanan darah paru harus dikontrol dengan baik, dan pengobatan kompilasi penyakit dengan cara:

  • Memeriksakan diri secara teratur ke dokter
  • Minum obat yang dapat menurunkan tekanan darah paru dan mengatasi komplikasi secara kontinyu
  • Patuhi nasihat dokter dan paramedis anda, khususnya berkaitan dengan pola makan
  • Menjalani pola hidup sehat
Hal-hal yang perlu anda ketahui
  • Orang dengan hipertensi paru sering tidak terlihat sakit
  • Hipertensi paru merupakan kasus yang jarang, sulit disembuhkan, dan dapat menimbulkan kematian bila tidak ditangani dengan tepat, diagnosa sulit
  • Orang dari segala usia dan latar belakang etnis dapat terkena hipertensi paru
  • Hipertensi paru dapat mempersulit kita melakukan tugas sehari-hari
  • Ini bukan penyakit menular
Emergency:
Untuk tindakan rumah sakit maka anda dapat menghubungi rumah sakit terdekat atau RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 87, Slipi Jakarta Barat Indonesia Telp. 6221-568 111, 568 4085 - Emergency Call: 6221-568 2424

Sebagai referensi untuk anda: Obat Hipertensi Pulmonal (bukan berdasarkan nasihat dokter, link ini hanya sekedar masukan untuk anda pertimbangkan)

Lebih detail tentang Serba-Serbi Penyakit Hipertensi Paru, dapat anda temukan di sini.

Semoga bermanfaat...

Jumat, 26 Juni 2015

Anda Tahu Hipertensi Paru ?

Ketika kita diminta untuk membayangkan organ tubuh yang berkaitan dengan Hipertensi, pasti fokus kita selalu kepada jantung. Tapi kali ini anda akan mengetahui bahwa selain jantung, ada juga Hipertensi Paru.

Paru adalah organ pernafasan yang berfungsi untuk pertukaran antara oksigen dari udara yang dibutuhkan oleh tubuh dan menghasilkan karbondioksida yang dikeluarkan dari metabolisme tubuh.

Karbondioksida yang dihasilkan dari metabolisme tubuh akan dibawa oleh darah menuju paru melalui pembuluh arteri yang keluar dari jantung bagian kanan. Lalu oksigen yang ada di paru akan dibawa oleh darah melalui pembuluh vena paru menuju jantung bagian kiri untuk kemudian didistribusikan ke seluruh tubuh.

Proses pernafasan dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah tekanan dalam pembuluh darah paru. Sebaliknya, bila tekanan darah paru menjadi tinggi maka aliran darah akan bisa merusak jaringan paru.

Hipertensi Paru adalah penyakit yang ditandai dengan kenaikan tekanan darah pada arteri paru-paru dan mampu merusak jaringan paru. Orang yang menderita hipertensi paru akan mengalami susah bernafas, cepat lelah, sesak nafas, pusing (perasaan mau pingsan), dan kaki menjadi bengkak, kemudian gagal jantung kanan dan kematian dini bila tidak ditangani dengan baik.

Penderita hipertensi paru itu kekurangan endotelin sejak lahir atau tidak memproduksi endotelin dengan baik. Endotelin yang bereaksi berlebihan akan menyempitkan pembuluh darah dan mengakibatkan hipertensi pulmonal.

Endotelin adalah sel-sel yang melapisi bagian dalam dari pembuluh darah di seluruh tubuh dan berperan penghubung antara sirkulasi darah dan sel-sel otot polos pembuluh darah. Disamping berperan sebagai penyekat fisik antara darah dan jaringan, sel ini memfasilitasi berbagai fungsi yang kompleks dari otot polos pembuluh darah dan sel-sel di dalam kompartemen darah.

Ada 2 jenis hipertensi paru, primer dan sekunder. Hipertensi paru primer muncul tanpa sebab yang jelas, sementara hipertensi paru sekunder muncul karena sebab yang jelas, misalnya penyakit jantung akut dan penyakit jantung bawaan.

Pengukuran Tekanan Darah Paru
Diagnosis hipertensi paru ditegakkan bila tekanan arteri paru rata-rata lebih dari 25 mmHg saat istirahat. Pengukuran tekanan arteri paru dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama adalah cara Invasif dengan Katerisasi Jantung Kanan, dan cara kedua dengan Non Invasif, yaitu Ekokardiografi.

Penyebab Hipertensi Paru
Berbagai sebab terjadinya hipertensi paru hampir sama dengan hipertensi pada jantung. Namun ada hal-hal khusus pada paru, diantaranya:

  • Idiopatik (sebab yang tidak diketahui)
  • Genetik
  • Penyakit Infeksi (misalnya: HIV, dll)
  • Gagal Jantung Kiri dengan sifat menahun
  • Obat Pelangsing atau Toksin
  • Penyakit Auto Imun
  • Kelainan Paru Kronik
  • Tromboemboli paru
  • Penyakit sekunder karena bawaan
  • Penyakit katup
  • Penyakit jantung akut
  • Merokok
Gejala-gejala Hipertensi Paru
Yang paling penting dari deteksi awal suatu penyakit adalah mengetahu gejala-gejalanya. Hal ini sangat diperlukan untuk dapat melakukan antisipasi pencegahannya. Gejala awal pada Hipertensi Paru bisa berbagai macam. Umumnya, sesak nafas, mudah capek, lemah, nyeri dada (angina), sering pingsan, bengkak pada kedua kaki hingga betis, perut membesar. Pada tahap awal hingga lanjut, gejala-gejala tersebut akan menjadi semakin parah sehingga menghambat aktivitas.

Akibat Hipertensi Paru
Bila tidak diantisipasi dan tidak segera ditangani dengan tepat (setelah merasakan gejala awal), maka dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah paru, kerusakan paru, gagal jantung kanan, dan bahkan menyebabkan kematian mendadak.[ep]

Kamis, 25 Juni 2015

Aterosklerosis Penyebab Utama Penyakit Jantung Koroner (PJK)

Tiap menit jantung kita berdetak 60-100 kali untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Bayangkan betapa berat kerjanya.

Hingga saat ini, Penyakit Jantung Koroner (PJK) masih menjadi penyebab kematian yang tinggi di dunia, termasuk Indonesia. Siapa saja dan kapan saja bisa terserang olehnya. Penyebab utama PJK adalah penyempitan pembuluh darah akibat menumpuknya lemak yang kita sebut sebagai aterosklerosis.

Proses aterosklerosis terjadi dalam waktu lama dan sering kali tanpa disadari. Banyak faktor yang berperan dalam hal ini, antara lain kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol 'jahat' LDL, trigliserida, dan penurunan kolesterol 'baik' HDL. Kondisi ini dikenal dengan dislipidemia.

Kolesterol Tinggi Bukan Satu-satunya Penyebab PJK
Pernyataan yang sering kita dengar seputar PJK adalah; 'Kolesterol saya normal, tidak mungkin saya kena penyakit jantung koroner.' Namun benarkah demikian? LDL kolesterol atau yang sering dikenal dengan kolesterol jahat sudah cukup lama diketahui berperan dalam mengakibatkan Penyakit Jantung Koroner (PJK). Namun, saat pengobatan telah berhasil menurunkan konsentrasi LDL kolesterol, risiko PJK hanya menurun sekitar 50%.

Hal ini menunjukkan adanya faktor lain yang berperan mengakibatkan PJK selain LDL kolesterol saja. Dari beberapa penelitian ditemukan bahwa faktor tersebut antara lain Apo B dan hs-CRP.

Apo B Tinggi Memicu Aterosklerosis 
Lemak yang berasal dari makan akan masuk ke dalam pembuluh darah setelah bergabung dengan protein dan membentuk suatu partikel yang dinamakan lipoprotein. Ada beberapa jenis lipoprotein diantaranya VLDL, IDL, LDL dan HDL. Semua partikel lipoprotein tersebut, kecuali HDL termasuk dalam kategori partikel aterogenik (dapat menyebabkan aterosklerosis).

Komponen protein yang menyusun lipoprotein disebut Apolipoprotein yang jenisnya juga beragam. Salah satunya dikenal sebagai Apolipoprotein B atau Apo B. Apo B merupakan komponen penyusun berbagai partikel aterogenik yang berbahaya bila jumlahnya berlebihan. Mengapa ? Partikel LDL memiliki sifat mudah menempel di dinding pembuluh darah. Hal ini diperparah oleh adanya komponen Apo B yang membuat partikel LDL tertahan lebih lama di lapisan dalam dinding pembuluh darah, dikenal dengan lapisan intima.

Semakin banyak partikel yang mengandung Apo B di daerah tersebut artinya semakin banyak pula penumpukan partikel yang berpotensi mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah. Akibat penumpukan tersebut aliran darah menjadi tidak lancar bahkan terhenti. Hal inilah yang banyak terjadi pada kejadia stroke dan serangan jantung.

Karena jumlah Apo B menggambarkan jumlah partikel lipoprotein yang bersifat aterogenik maka pemeriksaan ini dapat digunakan untuk memprediksi risiko terjadinya PJK.

High-Sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP) dan Risiko PJK
Selain akibat penumpukan lemak, aterosklerosis dapat juga dipicu oleh adanya peradangan (inflamasi) dalam dinding pembuluh darah yang berlangsung lama. Peradangan ini ditandai dengan peningkatan kada C-Reactive Protein (CRP).

CRP adalah suatu protein yang dikeluarkan oleh hati serta dihasilkan dalam jumlah besar saat terjadi infeksi. Sebaliknya, pada peradangan yang terjadi dalam proses perkembangan aterosklerosis, peningkatan kadar CRP jauh lebih kecil. Meskipun demikian, peningkatannya cukup bermakna bila dibandingkan dengan kondisi normal.

Oleh karena itu diperlukan metode yang lebih sensitif dapat mendeteksi CRP dalam jumlah kecil. Metode ini dikenal dengan high-sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP).
Untuk dapat memperkirakan risiko terkena PJK yang lebih baik, lakukan pemeriksaan Apo B dan hs-CRP bersamaan dengan pemeriksaan panel lemak.
Siapa Saja yang Dianjurkan Melakukan Pemeriksaan Apo B dan hs-CRP ?
Seseorang dengan kondisi:

  • Gangguan lemak/dislipidemia, baik dengan kadar kolesterol yang tinggi maupun trigliserida yang tinggi.
  • Obesitas, meskipun tidak disertai dengan dislipidemia.
  • Kolesterol LDL pada rentang normal.
  • Diabetes
  • Sedang menjalani pengobatan gangguan lemak terutama pengobatan yang menggunakan kelompok statin.
  • Ingin melakukan uji saring kesehatan terutama untuk melihat profil lemak.
Lakukan pemeriksaan Apo B dan hs-CRP untuk mengetahui kondisi jantung kita, sebagai ungkapan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini.
Artikel Terkait:
- Mengendalikan Kolesterol Selama Ramadhan
- Anda Memiliki Risiko Komplikasi Hipertensi ?
- Banyak Makan Lele Menyehatkan Jantung
- Bersepeda Bisa Turunkan Kadar Kolesterol

[Dari berbagai sumber]

Air Laut Berubah Berwarna Merah, Masyarakat Maluku Tengah Geger

Ya betul!. Tiba-tiba dalam waktu 3 jam warna air laut di Maluku Tengah berubah warnanya menjadi merah. Mirip seperti darah. Masyarakat pun geger. Spekulasi tentang praduga macam2 pun terjadi tentang fenomena ini. "Ini pertanda akan ada bencana besar.." kata Abdul (bukan nama sebenarnya) kepada semua orang yang menyaksikan. Sementara seorang pancari ikan (nelayan sampan) bernama Itok yang setiap hari melaut pun jadi cemas, "kami takut, tak berani melaut!" ujarnya. Rata-rata semua orang menjadi cemas. Geger!.Ya geger. Mengapa air laut berubah warnanya menjadi merah darah ?. Ada apa ini ?.

Bagi orang-orang yang memiliki edukasi baik tentang berbagai fenomena alam di laut, maka kondisi ini sebenarnya tidak terlalu mencemaskan. Karena kejadian ini bisa terjadi di laut mana saja. Hal seperti ini pernah terjadi di Florida (USA), Hongkong, Cina, Australia, India, Thailand, Inggris, Guatemala, Perancis, Denmark, dan tempat-tempat lain di belahan pantai bumi.

Fenomena apakah ini ?. Apakah berbahaya ?. Mengapa dan apa yang membuat warna air laut menjadi memerah ?.

Ya, karena warnanya yang merah maka orang banyak bertanya-tanya. Ketika warna air laut itu membiru, kuning, coklat atau kehitaman, tak seorang pun terusik mengkhawatirkannya. Karena biasanya warna-warna itu (kecuali merah) sudah identik dengan keindahan alam laut. Padahal, penyebab terjadinya warna-warni tersebut bisa oleh benda yang sama yaitu alga atau ganggang, sejenis tanaman sel tunggal dalam golongan mikroba laut (dan air tawar). Kalangan mikrobiologi menyebutnya dengan Fitoplankton.

Memerahnya air laut yang diakibatkan Fitoplankton, oleh kalangan ilmuwan disebut Red Tide; yakni terjadinya pemekaran terhadap organisme ganggang karena populasinya yang semakin besar. Fitoplankton memiliki enerji fotosintesa yang mampu mengeluarkan polar warna, seperti merah, hijau, kuning, coklat atau jingga.

Penyebab Red Tide
Dari hasil penelitian, penyebab terjadinya pemekaran ganggang merah (algae) ini ada beberapa macam, seperti suhu air, kelembaban udara, kandungan gizi dan protein, laut tenang dengan cuaca panas dalam waktu yang panjang dan kondisi oksigen di dalam air laut. Dengan canggihnya peralatan pemantau, citra satelit sudah dapat melihat kemana saja penyebaran ganggang merah dan mendeteksi sebab munculnya ke permukaan laut. Bisa saja kondisi-kondisi sebagai penyebab mekarnya ganggang terjadi di suatu tempat, namun karena derasnya arus air, angin/badai, atau lalulintas kapal, menyebabkan penyebaran ganggang merah sampai bermil-mil berpindah tempat, dan terhempas ke pantai di kala pasang. Karena semakin seringnya pemunculan populasi ganggang merah ini di beberapa negara, maka salah satu penyebabnya juga diduga adalah efek Global Warming.
Sungai Yangtze di Cina
Apakah fenomena ini berbahaya ?.
Peneliti menyatakan bahwa ganggang merah dapat mengeluarkan racun yang berbahaya bagi manusia dan biota laut. Di beberapa negara yang terserang epidemi red tide banyak ditemukan ikan-ikan yang mati. Red Tide mengeluarkan racun, diantaranya adalah Alexandrium Catenella. Racun ini dapat mengganggu fungsi syaraf, gangguan pencernaan dan pernafasan. Bagi orang yang berenang dilaut dalam kondisi red tide bisa mengalami gangguan kulit seperti gatal-gatal, muntah dan keram perut.

Saran para ahli saat terjadi Red Tide
Para ahli menyarankan agar tidak mengkonsumsi jenis-jenis kerang apabila di daerah tersebut terjadi fenomena red tide. Salah satu predator ganggang merah adalah kerang (dan beberapa jenis ikan). Apabila kerang atau ikan tersebut sudah terkontaminasi lalu dikonsumsi oleh manusia, maka akan terjadi beberapa gangguan kesehatan. Bahkan ada yang menyebabkan kematian.

Ini adalah Information Board tentang Red Tide di Florida
Aparat Pemerintah memang sebaiknya menambah pengetahuan tentang fenomena ini lalu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, agar masyarakat semakin sadar tentang sebab musabab terjadinya 'laut merah' dan antisipasi bahaya dari kondisi ini. Pengetahuan masyarakat nelayan kita yang sangat minim tentang mikroba laut membuat mereka selalu menduga-duga, dan mengaitkannya dengan hal-hal mistis padahal itu adalah fenomena sciences.

Artikel ini sekedar menambah informasi anda tentang "mengapa laut bisa memerah" karena red tide. Memang tidak ilmiah, karena ditulis berdasarkan paparan singkat. Bagi anda yang ingin mengetahuinya lebih detail, anda bisa mencari referensi yang lebih terinci yang disampaikan oleh para ahli dibidang ini. [ep]

Berita Terkait : Warna Air Laut Maluku Berubah Merah, Apa Sebabnya ?

[Dari berbagai sumber]